Senin, 08 September 2014

Hati-hati Saat Membuang Sampah Ini

Masih mengingat peraturan membuang sampah organik dan non organik? Ternyata selain itu, banyak pula jenis sampah yang tidak boleh dibuang secara sembarangan. Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, menyebabkan hal ini terus berlanjut. Sehingga bisa jadi ini penyebab paling besar kerusakan lingkungan. Sampah apa sajakah itu?

Sabtu, 06 September 2014

Aksi Kecil Untuk Manfaat Besar

Apa yang Menjadi Alasan Rusaknya Sebuah Habitat?

Alih-alih pembangunan daerah, kini eksploitasi terhadap sumber daya alam semakin merajalela. Eksploitasi alam seringkali terjadi tanpa memperhatikan kembali pengelolaan lingkungan. Sehingga dampak yang ditimbulkan akan semakin besar. Seperti saja contohnya, penebangan hutan secara liar tanpa diiringi adanya penanaman kembali (reboisasi), dan juga eksploitasi terhadap pertambangan dan migas. Semakin hal ini cepat berlanjut, semakin tinggi pula dampak yang ditingkatkan. Dampak yang paling sering terjadi adalah menurunnya keanekaragaman sumber daya makanan dan tempat tinggal, sehingga organisme akan cepat menemui kematiannya. Ini pun otomatis akan mempercepat kepunahan beragam spesies yang hidup dalam habitat tersebut. Dampak yang lebih luas lagi yaitu kerusakan sumber daya alam yang semakin merambah kemana-mana.

52 Simple Ways to Go Green

Dalam satu tahun, apa saja yang mampu kita lakukan terhadap lingkungan? Ayo, kita bersama-sama melakukan hal-hal sederhana ini di setiap minggunya! Mari membuat perubahan setiap minggu dalam setahun. 52 simple ways you can do to make a big difference:
  1. Membuang sampah sesuai dengan tempatnya.
    Terlihat sederhana, namun mampukah kita secara rutin melakukannya?
  2. Mencabut alat-alat listrik yang tidak sedang digunakan.
  3. Mengurangi berlangganan koran dan mulai untuk membaca berita online.
    Saya rasa, banyak dari kita yang sudah melakukannya.
  4. Membeli baterai isi ulang lalu mencoba untuk membuangnya dengan benar.
  5. Selalu menggunakan kain serbet, bukannya kertas serbet!
  6. Berbagi majalah dengan teman untuk mengurangi pembelian kertas kembali.
    (dan tentunya mengurangi biaya yang keluar)