- Membuang sampah sesuai dengan tempatnya.
Terlihat sederhana, namun mampukah kita secara rutin melakukannya? - Mencabut alat-alat listrik yang tidak sedang digunakan.
- Mengurangi berlangganan koran dan mulai untuk membaca berita online.
Saya rasa, banyak dari kita yang sudah melakukannya. - Membeli baterai isi ulang lalu mencoba untuk membuangnya dengan benar.
- Selalu menggunakan kain serbet, bukannya kertas serbet!
- Berbagi majalah dengan teman untuk mengurangi pembelian kertas kembali.
(dan tentunya mengurangi biaya yang keluar) - Jangan terlalu sering menggunakan hair spray!
- Tidak terus menerus menyalakan air kran saat sedang menggosok gigi.
Dalam 1 menit, air yang terbuang dapat mencapai 10 liter. - Jangan terlalu lama berdiam di kamar mandi.
Ini hal yang paling sering terjadi, bukan? - Membawa kotak bekal sendiri saat berlibur atau sebagai bekal sekolah.
- Menggunakan sepeda saat bepergian dalam jarak yang dekat.
- Sebaliknya, gunakan angkutan umum saat perjalanan jauh.
- Membawa tas kain sendiri saat berbelanja, untuk mengurangi pemakaian plastik.
- Sumbangkan koran bekas pada tetangga yang memiliki hewan peliharaan.
- Memakai mangkok atau piring sendiri saat membeli makanan.
Seperti bakso, siomay, mi ayam, dan sebagainya. - Menggunakan kedua sisi kertas (depan dan belakang) ketika mencetak tulisan.
- Mencoba memakan makanan organik.
Seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. - Menggunakan kembali sampah sayur sebagai pupuk kompos.
- Hindari penggunaan pupuk kimia.
- Menggunakan timer saat menyalakan AC dalam kondisi tidur.
- Mencabut steker televisi atau komputer saat benar-benar tak perlu.
- Menggunakan deterjen secukupnya.
Deterjen sintetis merupakan penyebab utama pencemaran air, lho! - Buatlah sendiri deterjen alami.
- Perhatikan jenis sampah apa saja yang ikut terbuang dalam limbah rumah tangga.
- Gunakan juga limbah rumah tangga sebagai pupuk kompos.
- Cobalah untuk terbiasa membuang hasil rautan pensil ke tanaman.
- Membayar tagihan secara online.
Bertujuan untuk mengurangi penggunaan kertas dan biaya ongkos kirim. - Jangan pernah membakar sampah plastik!
- Mengurangi mengkonsumsi makanan dan minuman kaleng.
- Menanam kembali bibit dari tanaman yang sudah mati.
- Mematikan kipas angin saat cuaca tidak terlalu panas.
- Usahakan membeli kopi dari kedai kopi yang menyediakan cangkir kertas sebagai wadahnya.
- Menjaga agar isi freezer tetap penuh.
Ini membuat kerja freezer lebih efisien dibanding membiarkan beberapa sisi kosong. - Buatlah ruang kerja sendiri di dalam rumah.
Sehingga tidak perlu lagi bepergian dan membuang emisi gas terlalu banyak. - Tidak terlalu sering merobek kertas untuk hal yang tidak perlu.
- Saat ulangan, usahakan memakai buku. Bukannya kertas lampiran.
- Mengurangi pembelian barang yang dikemas dengan plastik.
- Memulai untuk memakai kulit buah sebagai pupuk kompos.
- Gunakan kembali kain yang tidak terpakai untuk membersihkan perabotan.
- Kertas koran dapat digunakan untuk membersihkan kaca. Dan ini terbukti lebih efisien.
- Mengurangi pemakaian hair dryer.
- Menyumbangkan buku-buku yang sudah tidak terbaca ke perpustakaan.
- Menonton TV jangan sampai larut malam.
- Berhematlah dalam menggunakan air.
- Memakai produk-produk yang dapat diisi ulang.
- Menggunakan pagar dari tanaman rambat yang dililitkan pada bambu.
- Jangan membiarkan kulkas terbuka terlalu lama.
Terutama kulkas yang menggunakan CFC, dan berpotensi merusak lapisan ozon kita. - Menampung air hujan menggunakan bak/tandon.
Agar bisa digunakan menyiram tanaman sewaktu-waktu. - Biasakan naik tangga, daripada menggunakan lift.
- Gunakan tenaga surya untuk rumah dan pemanas air.
- Menggunakan wadah yang dapat dipakai kembali untuk menyimpan makanan.
Bukan yang terbuat dari aluminium foil dan bahan plastik lainnya. - Mengecat dengan kuas atau rol yang dapat digunakan kembali.
Hindari pemakaian cat semprot yang dapat mengeluarkan emisi berbahaya.
Mempunyai ide yang lebih baik? Share di comment box ya!
Let's Go Green!


Wah iya banget nih, hal-hal sederhana yang sering banget kita lakukan dan sebenernya bisa diakalin demi lingkungan. Nice post. :)
BalasHapusJangan pernah bosan untuk membuat keadaan lingkungan semakin membaik. Karena lingkungan yang bersih berdampak poitif bagi kita juga kan?:)
HapusWah, Sis, kenapa kamu gak bagi ke-52 hal-hal itu menjadi beberapa postingan. Kayaknya akan lebih bagus kalau kamu bagi jadi beberapa buah, lalu kamu bahas tiap point secara in-depth. Kayaknya akan lebih menarik untuk dibaca. Soalnya, kalau orang yang baca hanya iseng-iseng saja, gak mungkin mau membaca semuanya satu-satu. Padahal maksud artikelmu ini kan untuk mengedukasi. Pasti si pembaca ngerasa udah gak niat pas melihat daftar sepanjang itu. Itu aja sih saranku. Soalnya biar orang-orang jadi banyak yang membaca. Btw, cara-cara yang kamu tulis banyak yang baru aku tahu. Nice info!
BalasHapusP.S.: Aku sendiri baru baca setengahnya saja...