Masih ingat dengan logo di atas? Reuse, Reduce, dan Recyle. Pasti banyak yang sudah tahu pengertian dari 3R ini, bukan? Sekedar mengingakan saja:
Reuse: Memakai kembali
Reduce: Mengurangi pembuangan sampah
Recycle: Mengolah kembali (daur ulang)
Teorinya sangat mudah diingat dan diucapkan. Tapi prakteknya tak semudah itu. Menurut saya, dari ketiga hal diatas, recycle
adalah hal yang paling sulit. Tidak semua orang mau melakukannya. Hanya
orang yang peduli dan mempunyai kreativitas yang tinggi, yang mampu
membuat perubahan itu.
 |
| sumber: www.padangmedia.com |
Beliau adalah Nursanti, 34 tahun, warga di Nagari
Limau Puruik, pedalaman Kabupaten Padang Pariaman,
Sumatra Barat, telah mengelola sampah menjadi barang berharga. Sampah
plastik, kain, sisa sedotan, dan kertas bekas telah disulapnya menjadi
tas jinjing yang cantik. Dengan berbagai warna dan motif yang unik.
Berawal dari rasa iba melihat banjir yang terjadi di Jakarta karena ulah
manusia yang membuang sampah sembarangan, kini beliau mendirikan
sekolah lapangan bagi kelompoknya. Tidak hanya untuk membuat kerajinan,
sekolah lapangan ini memberikan pemahaman bahwa mengelola sampah dengan
baik akan
memberikan dampak luar biasa terhadap perbaikan mutu lingkungan. Langkah
kecil mengelola sampah yang dilakukan oleh banyak orang mampu mengubah
lingkungan menjadi lebih baik. Sebaliknya, akan merusak jika banyak
orang yang tidak peduli.
 |
| sumber: www.cetonline.org |
Lalu, apa yang harusnya siswa lakukan? Tidak perlu
jauh-jauh berpikir, untuk melakukan hal yang sama seperti Ibu Nursanti.
Banyak hal yang bisa kita kembangkan dengan kreativitas dan imajinasi
kita.
Masih memiliki kain bekas yang tidak terpakai?
Juga memiliki celana atau baju yang sudah robek (belel)? Ayo, kembangkan
kreativitasmu! Kamu bisa menggunakan kain bekas itu untuk menutup
bagian dari pakaianmu yang sudah tak layak. Contohnya seperti gambar
ini:
 |
| www.vemale.com |
Berapa banyakkah botol plastik di rumahmu yang sudah
tidak pernah terpakai lagi? Cobalah untuk mengkreasikannya dengan
membuat ini:
Sudah
terpikirkan, bahwa benda ini terbuat dari apa? Bagian bawah dua botol
besar. Sederhana dan tak perlu mengeluarkan banyak uang.
Dari
ingin berhemat, menjadi bisa menabung sendiri. Sudah terpikirkan cara
membuatnya? Kita hanya butuh 2 botol besar yang dipotong setengah
bagian. Dari tengah ke bawah. Lalu gabungkan dan lukis menggunakan cat.
Buatlah gambar yang sesuai dengan keinginanmu, misalnya tokoh kartun
favoritmu!
Siapa yang mau benar-benar melaksanakan
go green dengan tanam menanam tapi lahannya terbatas? Lakukan cara ini sekarang! Hanya perlu botol bekas dan lubangi setengah badannya. Lalu masukkan tanaman yang ingin dikelola.
So easy, guys!
Ini
kreasi paling sederhana. Hanya botol bekas yang dicat, lalu diisi lampu
bohlam. Terasa seperti menghadiri pesta ulang tahun anak-anak, bukan?
Yang
satu ini juga tak kalah sederhana. beratus-ratus tutup botol ini bisa
dirangkai menjadi tirai bagi ruanganmu. Tidak memiliki cukup tutup botol
bekas? Coba kita lihat lingkungan di sekitar kita! Jika kita amati,
banyak sekali tutup botol yang berserakan dan hampir tertutup tanah.
Kumpulkan lalu cuci hingga bersih. Dan silahkan berkreasi!
Dengan
cara-cara sederhana seperti di atas, kita bisa mengurangi penimbunan
sampah yang tak bisa terurai. Selain itu, kita juga mendapat barang
baru, bukan? Sekalian mengembangkan kreativitas. Jangan hanya terpaku
pada
game, media sosial, dan televisi saja! Perhatikan lingkunganmu yang hampir rusak akibat ketidakpedulianmu!
Mempunyai kreasi lain yang tak pernah terpikirkan sebelumnya? Silahkan dibagi bersama di kolom komentar ya!
Benar2 kreatif.
BalasHapusMakin yakin, banyak cara untuk hidup lebih ramah lingkungan