Masih mengingat peraturan membuang sampah organik dan non organik? Ternyata selain itu, banyak pula jenis sampah yang tidak boleh dibuang secara sembarangan. Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, menyebabkan hal ini terus berlanjut. Sehingga bisa jadi ini penyebab paling besar kerusakan lingkungan. Sampah apa sajakah itu?
1. Baterai Bekas
 |
| sumber: tahukahkamu.net |
Sampah baterai tergolong sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
karena mengandung logam berat seperti merkuri, mangan, timbal, kadmium,
nikel, dan lithium.
Meskipun sudah tak bisa menyalakan barang elektronikmu, baterai
tersebut tetap mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Ini berlaku
untuk semua jenis baterai, termasuk baterai batu, baterai jam tangan,
baterai lithium, sampai yang bisa diisi ulang.
Bila dibuang sembarangan atau tidak didaur ulang, maka kandungan logam
berat dan zat-zat berbahaya lain yang ada di baterai dapat mencemari
air dan tanah, yang pada akhirnya membahayakan tubuh manusia.
Di beberapa negara maju daur ulang baterai dilakukan sangat serius.
Banyak negara di Eropa Barat, tidak hanya di toko-toko tapi juga
langsung di jalan, dilengkapi dengan kotak daur ulang baterai khusus dan
menggunakan bahan daur ulang baterai 95 persen, khususnya dalam
pemulihan logam bernilai tinggi.
2. Kaleng Semprot Aerosol (Spray)
 |
| sumber: iyyo.blogspot.com |
Hair spray, kaleng cat dan parfum pun juga sama. Jika kita melihat secara lebih luas, di Indonesia masih sering orang membakar sampahnya. Bisa saja, tiba-tiba sampah kita meledak karena terbawanya kaleng-kaleng tersebut dalam sampah.
Meskipun sudah bekas, kaleng aerosol masih mengandung bahan kimia yang berbahaya. Beberapa produk aerosol itu juga sangat rentan terbakar dan meledak
terkena benturan atau suhu panas. Tidak hanya kaleng aerosol.
3. Minyak Goreng
 |
| sumber: www.republika.co.id |
Minyak yang dibuang melalui saluran pembuangan air lama-kelamaan akan
menjadi padat dan menjadi penyumbat. Selain itu, sisa-sisa minyak
goreng ini bisa terbawa hingga sungai dan laut, dan pada akhirnya
mencemari ekosistem. Ini tentu sangat berbahaya bagi makhluk hidup yang
berhabitat disana. Cara membuangnya adalah dengan menyimpan limbah minyak goreng di dalam
botol, membiarkannya mengendap, sebelum membuangnya ke tempat
sampah. Botol itu akan mencegah endapan minyak goreng yang merusak
lingkungan.
4. Sampah Plastik
 |
| www.kawankumagz.com |
Sudah menjadi peringatan umum jika sampah plastik tidak boleh dibuang secara sembarangan. Alasannya? Sampah plastik ini sangat sulit diuraikan. Bahkan butuh waktu ratusan tahun untuk menguraikannya. Meski sudah banyak orang mengadakan sosialisai tentang hal ini, namun rasanya sia-sia, mengingat banyaknya orang yang tidak mau bersusah payah untuk mendaur ulang.
5. Oli Kendaraan
 |
| auto.howstuffworks.com |
Oli bekas adalah limbah yang mengandung logam berat dari mesin bermotor maupun bensin. Jika logam berat tersebut mencemari air, lalu masuk ke tubuh kita dan bercampur, maka akan mengakibatkan kerusakan pada syaraf tubuh. Lalu bagaimana cara mengelola oli bekas? Cukup sumbangkan oli bekas tersebut kepada pihak yang mampu mengolahnya secara baik dan tepat, sehingga menjadi ramah lingkungan.
6. Alat Elektronik
 |
| sumber: nawasis.com |
Jika diperhatikan, pada bagian belakangsegala jenis alat elektronik, tertera simbol tong sampah yang
disilang. Itu salah satu tanda bahwa kita tidak boleh membuang sampah
itu sembarangan. Sama seperti barang elektronik lainnya. Kamera digital, TV, DVD, dan komputer bekas mengandung logam berat seperti kadmium dan timah.
Sampah elektronik adalah penyebab utama polusi tanah dan air. Karena jika bercampur dengan lingkungan, akan menyebabkan kerusakan yang parah. Lebih baik, berikan elektronik bekas kita kepada tukang yang bisa mengolah alat elektronik tersebut menjadi barang yang berguna.
Intinya, pintar-pintarlah dalam mendaur ulang barang yang tidak
terpakai. Entah itu berbahaya, ataupun tidak. Lagipula, itu juga menghemat
uang kita untuk tidak membeli barang baru.
sumber:
http://health.detik.com/read/2011/03/17/134452/1594162/775/5/banyak-yang-tidak-tahu-bahaya-buang-baterai-bekas
http://www.hipwee.com/tips/jangan-buang-sampah-sampah-ini-ke-tempat-sampah/
nice post! produk daur ulang juga dapat menghasilkan uang kok. btw ini blog go green ya. wah bagus sangat bermanfaat!
BalasHapusSelain menghasilkan uang, juga meningkatkan kreativitas juga! :)
HapusWow, bagus sekali informasinya! Aku baru tahu kalau baterai, minyak goreng, sama alat elektronik (baru nyadar tanda tong sampah disilangnya!) ternyata juga di pisah. Tips nya sepertinya akan sangat berguna. Tapi, kalau gitu, dimana aku harus buang sampah baterai, dan alat elektronik? Soalnya gak semua menyediakan tempat sampah untuk barang-barang itu. Itu aja. Oia, artikelmu ini aku share ya :D. Nice post!
BalasHapusOia, sepertinya ada beberapa typo di tulisanmu, seperti urutan angka dan spasi. Itu aja.
HapusDi Indonesia sendiri, masih belum ada penerapan peraturan yang jelas soal sampah elektronik. Untuk baterai bekas, setahuku jangan menguburnya ke dalam tanah, membakar, apalagi ke dalam air karena kandungan limbah B3 dalam baterai dapat larut dalam tanah, meresap ke dalam air dan menguap melalui asap pembakaran. Untuk itu, disarankan membeli baterai isi ulang. Ya, dengan resiko harganya lebih mahal.
HapusHm, masih ingat film WALL•E? Film yang bercerita mengenai masalah besar yang mengancam kelangsungan hidup manusia jika kita tidak lebih waspada dan berhati-hati dalam mengelola sampah elektronik (Electronic Waste / E-Waste) yang dihasilkan. Nah, dari situ kita bisa mencoba untuk tidak lagi membuang sampah elektronik. Namun kita hanya perlu untuk Mendaur ulangnya. Bagaimana jika kita tidak mempunyai kemampuan mendaur ulang? Berikan saja pada tukang reparasi. Selain membantu lingkungan terhindar dari kerusakan, kita juga dapat membantu orang lain dalam mencari nafkah.
Btw, terimakasih atas kritikannya:)
HapusNah, itu juga mungkin penyebab masih banyak yang gak membuang sampah dengan benar. Hal-hal kecil seperti tempat untuk membuangnya saja tidak disosialisasikan dengan baik ke masyarakat. Tentu saja masyarakat menjadi bingung, dan akhirnya acuh tak acuh. Oia, soal saranmu ngasi ke tukang reparasi. Tukang reparasi nya itu yang mana? Aku gak pernah tahu tentang tukang reparasi yang sekalian daur ulang alat elektronik...
HapusTrus, contoh yang kamu kasi, bener banget. Aku udah pernah nonton film WALL-E. Mengerikan sekali ngelihatnya. Populasi bumi semuanya sudah pindah ke luar angkasa, dan bumi hanya berisi sampah! Film seperti itu mungkin saja akan jadi kenyataan di Indonesia kalau tidak dilakukan sosialisasi yang tepat. Mungkin film ini cocok di putar saat penyuluhan Go Green ya? Selain unsur fun yang didapat dari film, bisa juga sekalian mengedukasi. Gak mungkin kan, gak ada yang menyadari bahwa lingkungan bumi di film itu hanya tersisa lahan tandus dan gersang yang hanya berisi sampah...?
kau telah menghasilkan artikel" yang bagus.nice post. jangan berenti sapai disini, teruslah membuat artikel yang berkesan. good job
BalasHapusTerimakasih!
HapusMbak,, saya ingin bertanya.. Sebelumnya saya ingin mengatakan ini blog yang cukup menarik..
BalasHapusApakah semua sampah diatas dapat didaur ulang?? Jika dapat, apakah efek negatif dan positifnya mbak?? Mohon dibantu, terimakasih...
Semua yang dijelaskan di postingan tersebut, bisa di daur ulang. Tergantung kreativitas kita. Semakin tinggi kreativitas kita, semakin bermanfaat pula hasil jadi dari apa yang kita daur ulang.
HapusMenurut saya, mendaur ulang sesuatu sama sekali tidak memiliki efek negatifnya. Malah banyak sekali efek positif yang kita dapat. Misalnya, kita bisa membuat 'barang baru' yang berasal dari sampah, kita juga mengurangi produksi sampah, dan otomatis kita juga bisa menghindarkan lingkungan dari sampah B3 diatas.
Efek negatif akan ada, SEANDAINYA kamu membuang lagi hasil daur ulang yang sudah kamu buat.
Owh seperti itu toh mbak..
HapusSaya juga ingin bertanya lagi,, Apakah reklamasi yang dilakukan di Bali ini berpengaruh besar terhadap lingkungan kita?? Setahu saya, reklamasi itu ditolak di Bali,, apakah anda juga menolaknya?? Kalau saya sih jelas menolak dengan tegas?? Tolong di respon ya mbak.. Terimakasih
blog kamu baru ya... isinya beda banget sama yg dulu
BalasHapusIya, ini buat lomba
Hapus